Love Is a game that two can play and both win
Love can cure Heart Breaks Misfortune OR Tragedy. It is the eternal companion – EVA GABOR&ANONYMOUS
Seperti puasa yang terasa berlalu gitu aja, seiring berjalannya waktu EKC Ngeblog juga udah masuk Week 2 dengan tema "True Love" wihh True Love xD
Ya karena True Love atau Cinta sebenernya memang identik dengan kisah percintaan antar makhluk beda jenis jadi gua mutusin buat ngereview sebuah Novel karya Stephanie Zen yang berjudul "TALITHA" judul simple dengan cerita simple juga :D
Oke simak sinopsisnya dulu cekidottt
Thalita baru saja masuk SMA, dan ortunya nggak mengizinkan dia masuk ke SMA tempat Andra, mantannya, bersekolah. Itu karena Andra junkie, dan ortu Thalita nggak mau ambil risiko anaknya ikut terjerumus ke dunia drugs. Sebenarnya Thalita masih sayang sama Andra, tapi ia kecewa lantaran Andra nggak mau menuruti permintaannya untuk ikut rehab. Ia akhirnya memutuskan Andra dan masuk SMA yang ditunjuk ortunya.
Sayang, Andra ternyata nggak begitu saja mau melepas Thalita. Ia terus memohon supaya mereka balikan. Thalita dilema, tapi ia tahu, demi kebaikannya sendiri, ia nggak boleh balikan lagi sama Andra.
Di sekolahnya yang baru, Thalita bertemu Darren, cowok yang dingin setengah mati sama cewek. Itu lantaran Darren pernah dikecewakan Cheryl, cewek yang dicintainya habis-habisan tapi lebih memilih hidup dalam dunia hedonis, termasuk berkubang dalam drugs.
Thalita dan Darren, yang terpaksa melepas dua orang yang mereka sayangi karena narkoba, akhirnya merasa cocok satu sama lain. Dan berkat Tatyana, adik Darren, yang menjodoh-jodohkan mereka, Thalita dan Darren akhirnya jadian.
Semua terasa sempurna saat ini. Tapi, bagaimana jika Cheryl kembali?
Sebenernya gua agak kesel sama ini cerita. Kenapa? Karena Talitha tipe cewe yang sabar banget dan terlalu ikhlas ngasih cintanya yang tulus buat cowo kaya Darren. Ya, True Love. Cinta sebenarnya yang ditunjukan tokoh Talitha bener bener ngena nih buat remaja baperan xD
Dimulai dari permintaan tolong Tatyana-cewe paling cantik di Persada Bangsa- agar Talitha mendekati abangnya 'si Darren'. Talitha yang awalnya menolak dan tetap jaga jarak karena dia masih setia menunggu Andra pacarnya 'bersih' malah membuat Darren makin mendekatinya. Namun takdir tak dapat diubah, bukannya dapet kabar Andra udah 'bersih' Talitha malah dikabarin bahwa "Andra meninggal karena over dosis" Talitha terpuruk. Ya. Cowo yang ia cintai setengah mati dan mencintainya mati matian meninggal karena kebodohannya sendiri. Sampai ia berpikir ingin mati juga karena bagaimanapun ia benar benar mencintai Andra yang terpaksa dijauhinya itu. Disaat seperti itulah Darren selalu ada untuk menghiburnya dan berani mengatakan "May I replace Andra?"yang akhirnya membuat Talitha mulai luluh.
Semua berjalan sempurna hingga mereka berdua pacaran. Berjalan manis sampai akhirnya seorang pengganggu yang memang paling sering hadir dalam suatu hubungan. Mantan. Ya, Cheryl mantannya Darren kembali dan mengaku bahwa ia sudah bersih sehingga membuat Darren memberikan kesempatan kedua untuk mantannya itu zzzzz
Terus True Lovenya dimana sih? Awalnya harapan gua disini Darren tetap dengan Talitha dan ga peduliin Cheryl sehingga terlihat dengan jelas kalau cinta yang sebenarnya adalah ketika lo tidak mengorbankan apa yang lo punya sekarang buat orang yang salah di masa terdahulu. Tapi kayanya Stephanie Zen punya maksud lain disini. Doi mau bener bener nunjukin konsep cinta sejati dari tokoh Talitha -menurut yang gua tangkep-
Kenapa gua bisa berpendapat demikian? *eaaa
Pertama, karena biarpun diiming imingi cowo seganteng dan sekeren Darren, Talitha tetap setia nungguin Andra yang jelas jelas udah gabisa ditolong lagi.
Kedua, dihubungannya dengan Darren, Talitha kembali menunjukkan 'True Love'nya dengan menerima (lagi) sekaligus membantu Darren dari keterpurukan saat tau bahwa Cheryl masih menjadi junkie dan pengedar. Ya, terlalu baik dan terlalu sabar.
Namun, inilah jalan cinta. Lo ga pernah tau cobaan apa yang udah nunggu lo sama doi di depan sana. Lo ga pernah tau masalah apa yang udah disiapin buat menguji cinta kalian berdua di depan sana.
Menurut gw dalam novel ini kita dapat mengambil pelajaran bahwa jangan terlalu cepat melepaskan apa yang lo miliki sekarang untuk mengambil apa yang lo punya dulu. Tanpa disadari, yang lo lakuin itu adalah kesalahan terbodoh karena rela melepaskan yang terbaik untuk yang 'pernah baik'
Bahasanya ribet? Gampangnya gini deh, godaan mantan emang bisa datang kapan aja, apalagi buat tipe orang yang hobi Galon -Gagal Move On- di kasih 'hei' aja udah klepek klepek banget lalu dengan mudahnya menjalin hubungan kembali dan seenaknya menyakiti pihak yang lain. Tunggu aja, saat lo ngelakuin itu lo bakal bener bener ngerasa nyesel sekaligus bodoh karena meninggalkan seseorang demi seseorang yang dulu ninggalin lo. Be Smart! ��
Tidak ada komentar:
Posting Komentar