Pengikut

Jumat, 31 Juli 2015

Long Distance RelationGoals

Terkadang cinta memang datang dalam situasi dan kondisi yang konyol
Situasi dan Kondisi yang kadang membuat orang lain menertawakannya karena tak bisa mereka pikirkan oleh logika dan mereka rasakan..
Tapi untukku, cinta bisa datang dimana saja
Bahkan cinta bisa datang diantara dua orang yang belum pernah bertemu sebelumnya
Ya, apa kau tahu rasanya? Apa kau pernah merasakannya?
Sekarang aku sedang berada dalam kisah cinta yang dianggap konyol ini. Aku terjebak dalam cinta yang begitu besar untuknya
Aku bisa merasakannya...
Rasa cinta yang sebenarnya....
****
"Udah rusak banget?!", tanyaku -yang lebih berteriak- kepada tukang service handphone
"Iya, kalo dibaikin paling idup 2/3 minggu"
"2 atau 3 minggu doang?!!!"
"Iya, abis itu paling mati lagi"
"Mati lagi?!!!"
Tukang service yang sebenernya juga temanku itu cuma melotot melihat ekspresiku yang dianggapnya berlebihan.
Gila, apa jadinya hidupku tanpa HP itu dan tanpa semua media sosialku? Arrrgghh!!
Hari berganti, minggu turut berlalu, dan bulan pun tak ketinggalan semakin berlalu. Aku yang seharusnya sudah lama vakum dari facebook gagal dan harus berkutat dengan satusatunya handphone yang masih bisa aku pakai. Handphone yang hanya bisa konek ke 1 media sosial. Facebook. Apa rasanya pulang sekolah hanya menghabiskan waktu di 1 media sosial itu?  Aku memang tipe orang yang ga suka jalan ga jelas keluar rumah atau sekedar keliling tanpa tujuan. Aku lebih senang berdiam diri di dalam rumah cantikku. Ya, Home sweet home.
Aku kembali online ke akun "muka buku" itu. Sekedar ngestalk cerita cerita Creepypasta, membaca novel online dan melihat dia yang ingin kulihat haha. Semua berjalan biasa saja, tak ada kegiatan lain selain membaca dan menunggu. Sampai seseorang mengadu padaku. Dia berkata di dalam sebuah grup ada seseorang yang menghina film favoritku. Memang sedang ngetrend saat itu menghina hina film luar dan membandingkannya dengan "copyan" lalu cari sensasi agar dibully dan terkenal. Cih, dasar kelakuan bocah!
Aku yang saat itu lumayan labil dan memang tipikal orang yang punya penyakit moody akut langsung join di grup itu.
1 jam... 2 jam, dan ya! Request joinku di accept. Aku mencari kiriman orang yang menghina film sihir favoritku.
Dapat! Ya, aku yang saat itu lagi panas panasnya ikutan ngata ngatain itu bocah dan dari sekian banyaknya orang yang ngatain dia ngerespon bullyanku. Hoho makin semangat aja kalo gini. Temanku yang mengadu itu udah berkali kali mengirimiku "Personal Message" agar aku sabar blablabla namun tak kuhiraukan.
Hal ini terjadi hingga 1 hari... 2 hari.. dan.. disinilah semuanya dimulai.
'Triingg' sebuah Personal Message atau Inbox masuk dari orang yang sama sekali tidak kukenal. Aku mengingat ngingat apakah aku pernah punya teman dengan nama seorang tokoh Marvel? Rasanya tidak. Aku segera membuka pesannya. Singkat, dan lebih ke arah 'sok kenal'
"Ada film Battle L.A tuh"
Aku yang terbingung bingung dan emang suka ga enak kalo ga ngegubris ngebalas seadanya dan berkata "dimana?"
Dia menyebutkan salah satu stasiun TV. Oh iya memang film itu sedang tayang dan memang aku gaada niatan mau nonton. Setelah sedikit berbasa basi soal film dia makin hobi nanya nanya kaya lagi interview lowongan kerja. Dugaanku benar. Dia emang sok kenal. Obrolan kami ternyata berlanjut karena dia emang superduper jago nyari bahan obrolan dan aku bukan tipe orang jahat yang tega diemin PM orang lain.
Ternyata dia juga anak grup yang baru ku masuki. Akhirnya kita ketemu di grup itu lagi. Aku dan dia ada di 1 wallpost bareng. Dia ga ngirauin aku dan aku pun begitu. Saat itu aku sedang sibuk ngobrol dengan orang lain dan dia sedang sibuk menggoda semua gadis yang sedang berkomentar macam "hey cewe add gw dong :*" "hey konfirm req gw dong" "hey cewe"
Dan saat itu juga aku ilfeel sama dia. Menurutku dia tipe cowo pecicilan yang hobi tebar pesona sama cewe cewe. Tipe cowo yang lebih bagus dijauhin sekaligus dimusuhin daripada ditemenin. Ya. Gua gasuka dia!
****
"Pokoknya kalo orang yang kemaren PM gua gabakal bales lagi!!"
"Triingg"
"Hay"
Eh orang yang kemaren. Aku udah bertekad buat ga bales.
"Hay"
"Bales dong"
Oke aku kalah. Aku ga tega nyuekinnya.
"Iya?", jawabku singkat
"Kayanya kita belum kenalan"
"Haha iya"
"Lu siapa?"
"Lah lu siapa?"
"Gua Pryant. Biasanya dipanggil sayang"
"Gua Meta. Panggil aja Princess"
"Njirr, lu pake the power of Syahrini ya"
"Enggalah. Eh lu pecicilan amat ya"
"Pecicilan gimana?"
"Ya pecicilan"
"Kan gua jomblo"
"Dasar jones"
"Sama aja kaya lu kan?"
Ya aku jomblo. Tapi aku bahagia dan sama sekali jauh dari kata 'ngenes'.
Semenjak percakapan percakapan kecil seperti itu kami mulai akrab. Dia rajin mengirimkan PM ke aku setiap hari. Setiap pulang sekolah atau setiap aku on Pm dan namanya selalu muncul pertama. Obrolan kita suka gajelas tapi kita berdua menikmatinya. Ya, haha.
Kami mulai intens ngobrol dan bully bullyan. Tiap hari. Sampai mungkin sekitar 1 bulan lamanya. Dia yang selalu ada tiap pertama aku bangun sampai aku menjelang tidur di malam hari. Kami berdua sudah mulai terbiasa chatting berdua hingga dia 'menghilang'
Sehari dua hari aku cuek saja karena ada atau gaada dia itu bukan urusanku dan itu bukan hal yang harus aku pedulikan. 3-4 hari aku bingung sendiri. Biasanya ada orang pecicilan yang siap bully bullyan sama aku tiap hari. Yang hobi ngirim banyak Personal Message kalo dicuekin. Tapi kok sekarang gaada? Eits tunggu. Aku bukannya ngerasa kehilangan atau apa. Aku hanya bingung. Inget ya, cuma bingung!
Aku mengarahkan cursor handphone ke arah Timeline. Pemilik akun bertema Marvel itu memenuhi Timelineku dengan tag romantisnya dengan pacarnya. Pryant. Dia sibuk bertag mesra ria dengan seorang gadis yang aku yakini adalah pacarnya. Dia juga sibuk Ngefacts temen temen facebooknya yang baru aja Hits di sosmed itu. Hey itu kan permainan ask.fm?! Ngapain di mainin disini? Dasar anak alay! Cih!
Aku ga peduli. Aku kembali pada kesibukan awal. Memperhatikan dan ngestalk sang pujangga pastinya haha.
Saat aku sedang sibuk sibuknya dia kembali mengirimiku PM.
"Hey Met"
"Apaan lu?", jawabku garang
"Kagak :v"
"Tumben lu baru nongol", dasar bego. Buat apa aku bilang tumben segala.
"Lu kangeng gua Met? Kangen kan? Iya kan?"
"Ngarep amat lu gua kangenin"
"Emang"
"Waks :v"
"Jadi lu ga kangen"
"Engga"
"Met, gua suka sama lu. Jadian yuk"
Tuhkan orang ini pecicilan. Bagusan gua gampar emang.
"Ogah"
"Kenapa?"
"Ya gamungkin lah. Gua baru kenal lu."
"Gua serius Met. Gua suka lu"
"Dasar jomblo"
"Gua punya pacar. Tapi ya gitu lah"
Punya pacar dan nembak gua?
"Gua udah mau putus Met"
"Bodo amat gua ga ngurus"
"Yee lu cemburu ya?"
"Met"
"Met"
"Udah tidur ya?"
"Good night Met"
Dasar cowo sialan. Dia pikir dia siapa? Seenaknya nembak aku. Aku ga suka dia dan aku yakin aku gabakal pernah suka sama dia. Ga akan! Dia cowo pecicilan yang bagusnya dikerjain dan sama sekali ga cocok dijadiin pacar. Yap.
****
"Met lu pacar gua bukan?"
"Bukan"
"Berarti gua berhayal"
"Hayalin apa?"
"Pacaran sama lo"
"Zzzzz"
Pertanyaan bodoh -dari sekian banyak pertanyaan bodohnya-yang datang dari Pryant hari ini setelah dia dengan bangganya memproklamirkan diri sebagai jomblo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar