Pengikut

Selasa, 17 November 2015

ABSTRAK

Abstrak. Mungkin akhir akhir ini kata Abstrak sangat akrab sekali di telinga kita. Apalagi bagi para mahasiswa yang setiap minggunya membuat laporan laboratorium Fisika Dasar abstrak menjadi salah satu bagian penting yang tidak boleh tertinggal dalam laporan tersebut. Lalu apa definisi abstrak yang sebenarnya?

Abstrak memiliki definisi umum dan khusus. Untuk definisi umum abstrak merupakan penyajian singkat mengenai isi tulisan sehingga pada tulisan abstrak menjadi bagian tersendiri. Sedangkan pengertian khusus abstrak adalah sesuatu yang dilihat tidak mengacu kepada obyek atau peristiwa khusus. Abstraksi menyajikan secara simbolis atau secara konseptual serta secara imajinatif sesuatu yang tidak dialami secara langsung.

Jadi abstrak adalah kata yang menunjukan kepada sifat, keadaan dan kegiatan yang dilepas dari objek tertentu.

Abstrak memiliki fungsi penting dalam sebuah tulisan seperti untuk memberikan informasi kepada masyarakat perihal hasil penelitian yang telah dibuat. Uraian yang hanya satu halaman tersebut memudahkan abstrak dimasukkan dalam jaringan internet. Hal ini dimaksudkan memudahkan kita untuk mengetahui hasil informasi pada sebuah laporan ataupun karya ilmiah lain tanpa harus membaca keseluruhan isi laporan tersebut.
Selain itu, dengan adanya abstrak akan menghindari tindakan plagiat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebuah penelitian akan terlindungi jika hanya abstraknya saja yang ditampilkan dan diperluas di internet.

Setelah kita mengetahui definisi dan fungsi abstrak, sekarang ada baiknya kita membahas bagaiman cara menulis abstrak yang benar.
Apabila suatu abstrak disajikan dalam tulisan yang baik maka akan menarik perhatian pembaca untuk membaca isi abstrak tersebut. Oleh karena kita dituntut untuk benar benar memperhatikan cara penulisan abstrak yang baik agar nantinya pada setiap laporan maupun karya ilmiah yang kita tulis memiliki abstrak yang dapat menarik minat pembaca. Seperti yang dilansir dari infopendidikan.com, Abstrak yang baik adalah

-abstrak yang menyajikan gambaran poin-poin penting mengenai isi makalah atau penelitian. Panjang dari suatu abstrak umumnya dibatasi 200 sampai 300 kata. Selain jumlah kata suatu abstrak juga memiki sifat khusus seperti yang diungkapkan oleh Santoso, yaitu suatu abstrak harus ringkas, jelas, tepat, berdiri sendiri dan juga objektif. Selain itu sebuah abstrak juga harus bersifat informatif dan juga deskriptif

-Pembuatan abstrak memiliki beberapa tujuan seperti untuk melengkapi suatu tulisan ilmiah seseorang, abstrak bertujuan untuk membantu pengguna atau pemakai informasi untuk dapat mempersingkat waktu mereka dalam pemilihan informasi, dan yang terakhir adalah untuk dapat mengatasi suatu kendala bahasa

-Pada awal kalimat merupakan sebuah kata benda

-Terdiri maksimal 250 kata yang dipakai dan tidak termasuk kata sambung dan kata depan

-Ditulis dalam bentuk satu paragraf

-Menggunakan spasi single

-Terdapat maksimal lima kata kunci serrta disusun secara alfabet

-Ditulis ditempatkan sebelum pendahuluan

-Format peniulisannya rata kiri dan juga kanan

Mungkin dari penjelasan yang telah saya berikan diatas ada yang sudah familiar dengan cara penulisan abstrak tersebut. Semoga dengan adanya artikel ini semakin membantu kita semia untuk bisa membuat abstrak yang lebih baik dan lebih menarik minat pembacanya, dan tak lupa juga agar laporan atau karya ilmiah kita memiliki hasil yang baik kedepannya.

Minggu, 08 November 2015

Keharmonisasian Komputasi dan Komunikasi

Komunikasi. Mungkin kata ini sudah cukup bahkan sangat akrab ditelinga kita. Dan apasih maksud komunikasi itu? Percakapan antara dua orang atau lebih? Kegiatan berinteraksi antar manusia? Yap. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan jawaban jawaban diatas, namun agar lebih tepatnya lagi mari kita benarkan arti komunikasi sesungguhnya. Komunikasi adalah suatu proses seseorang/ beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat untuk menciptakan informasi agar terhubung dengan lingkungan luar. Nah itu sih kata wikipedia, kalo kata saya komunikasi adalah proses penyampaian informasi yang di lakukan dari komunikator kepada komunikan dengan tujuan bersosialisasi dan sebagainya. Komunikasi juga terbagi dalam beberapa klasifikasi dan jenis antara lain : 1. Komunikasi Intrapersonal, yaitu proses komunikasi yang dilakukan dengan diri sendiri. 2. Komunikasi Interpersonal yaitu proses komunikasi yang dilakukan antara individu secara langsung dengan tatap muka. 3. Komunikasi Kelompok Kecil yaitu proses komunikasi yang dilakukan oleh individu dengan kelompok kecil yang biasanya berjumlah 5-7 orang. 4. Komunikasi Organisasi yaitu komunikasi yang berkaitan dengan komunikasi interpersonal dan berlangsung dalam suatu organisasi. 5. Komunikasi Publik yaitu komunikasi yang dilakukan oleh seorang individu terhadap orang banyak dan pesan dalam komunikasi ini bersifat persuasive dengan penyampaian pesan yang sifatnya membujuk. 6. Komunikasi Massa yaitu menyampaikan pesan dengan menggunakan media, baik media cetak, elektronik maupun media online 7. Komunikasi antarbudaya yaitu komunikasi yang dilakukan oleh individu-individu yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda-beda. Setelah kita mengetahui apa itu komunikasi dan klasifikasinya, sekarang kita telusuri Bagaimana bentuk komunikasi dalam bidang Perencanaan Wilayah dan Kota. Well, anak anak PWK pasti udah khatam banget soal ini, dan buat kalian yang belum tau mari yuk silahkan disimak. Bentuk komunikasi dalam bidang PWK itu beragam. Ada komunikasi langsung, komunikasi ilmiah dengan tulisan maupun lisan, dan komunikasi secara visual. Komunikasi visual? Contohnya apa? Jawabannya adalah PETA. Ya. Peta merupakan gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui suatu sistem proyeksi. Lalu apasih pentingnya peta dalam komunikasi bidang PWK? Banyak. Peta bisa berperan sebagai sumber informasi, graphic representation, alat peraga, sebagai penunjuk posisi atau hubungan dengan wilayah lain, sebagai sumber informasi kondisi wilayah, dan masih banyak lagi. Eits Peta juga memiliki berbagai macam jenis loh, yaitu :
a. Peta Induk (Basic Map)
Peta induk merupakan peta yang dihasilkan dari survei langsung di lapangan.
b. Peta Turunan (Derived Map)
Peta turunan merupakan peta yang dibuat berdasarkan pada acuan peta yang sudah ada.
c. Peta Umum
Peta umum merupakan peta yang menggambarkan semua topografi di permukaan bumi seperti unsur alam (sungai, danau), unsur buatan manusia (jembatan, jalan dll) maupun bentuk permukaan bumi (gunung, lembah)
d. Peta Dunia
Peta dunia merupakan peta yang menggambarkan permukaan bumi secara luas dengan menggunakan skala kecil.
e. Peta tematik
Peta tematik merupakan peta yang menggambarkan informasi dengan tema-tema khusus.

f. Peta Kadaster/Peta Teknik
Peta ini mempunyai skala sangat besar yakni antara 1 : 100 – 1 : 5000. Peta kadaster ini sangat rinci sehingga banyak digunakan untuk keperluan teknis.

g. Peta Skala Besar
Peta ini mempunyai skala antara 1 : 5.000 sampai 1 : 250.000. Biasanya peta ini digunakan untuk perencanaan suatu wilayah.
h. Peta Skala Sedang
Peta ini mempunyai skala antara 1 : 250.000 sampai 1 : 500.000.

i. Peta Skala Kecil
Peta ini mempunyai skala antara 1 : 500.000 sampai 1 : 1.000.000.

j. Peta Geografi/Peta Dunia
Peta ini mempunyai skala lebih kecil dari 1 : 1.000.000.
Peta juga memiliki unsur unsur penting di dalamnya, dan unsur unsur ini harus ada dalam peta karena jika kehilangan 1 unsur saja maka informasi yang diberikan peta tidak akan jelas. Lalu apa saja sih unsur unsurnya? Mari simak.
Yang pertama ada Judul Peta
Judul dari peta mencerminkan isi utama dari peta. Lalu ada Skala Peta yang menunjukkan perbandingan jarak di peta dengan jarak sesungguhnya di lapangan. Lalu ada Penunjuk Arah atau Orientasi
Secara umum peta menggunakan orientasi utara artinya adalah bagian atas pada peta selalu menunjukkan arah utara. Bentuk atau simbol orientasi arah peta bermacam macam, salah satunya berupa anak panah dengan huruf U pada bagian atasnya. Simbol peta atau Lambang Peta, adalah tanda tanda khsus pada peta yang mewakili objek yang dipetakan. Tujuan dari penggunaan simbol pada peta adalah untuk memudahkan pemakai peta dalam membaca dan memahami isi dari peta itu sendiri. Berdasarkan bentuknya, simbol peta dikelompokkan menjadi 4 yaitu(Simbol titik, Simbol Garis, Simbol Warna, Simbol Area Atau wilayah, setelah itu ada unsur Garis Astronomis
Apa yang dimaksud dengan Garis Astronomis? Garis astronomis merupakan garis lintang dan garis bujur dengan angka derajat yang dituliskan pada tepi garis peta. Inset, adalah peta kecil di dalam peta pokok yang fungsinya sebagai penunjuk lokasi daerah yang dipetakan terhadap daerah lain yang lebih luas. Lettering,
Merupakan pengangkaan (angka) dan pemberian tulisan pada sebuah peta. Yang terakhir adalah Legenda, Legenda merupakan unsur atau bagian peta yang berisi keterangan simbol simbol peta. Tempat legenda pada peta terdapat pada peta utama di tempat yang longgar / luas.
Sekarang kita sudah tau kenapa peta menjadi bagian penting dalam menyusun produk produk PWK. Hah? Produk produk PWK? Apalagi itu? Apa saja yang termasuk produk produk PWK? Di dalam produk PWK ada RTRWN, RTRWP, RTRW kota, RDRKT, RTLB, RPJP, RPJM, dan RKPD. Nah produk yang saya sebutkan diatas itu merupakan produk yang dapat dilihat langsung. Bedanya dengan melihat di dalam versi visualisasinya tentu berbeda dari segi ukuran, pengolahan data, pengerjaan, dsb. Lalu jika kita sudah mengetahui hal hal yang disebutkan TS( Thread Starter) di atas apa lagi yang harus diketahui? Yang harus diketahui selanjutnya yaitu bagaimana caranya agar gambaran rencana kita dapat dilihat dan dipahami oleh masyarakat. Caranya yaitu dengan cara memberikan visualisasi dengan media media yang menarik seperti peta, video animasi, power point, atau perangkat perangkat yang ada di dalam bidang perencanaan. Loh? Ada perangkatnya? Tentu ada. Dalam melakukan komunikasi visual kami punya tools atau perangkat perangkat yang menunjang seperti 'Autocad' yaitu perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 1 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh autodesk. Kemudian ada 'Arcgis' yaitu perangkat lunak yang terdiri dari produk perangkat lunak sistem informasi geographic. Lalu ada 'SketchUp' sebuah Perangkat Lunak desain grafis yang dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis model dan dapat diletakkan di Google Earth dan di pamerkan di 3D Warehouse. Yang terakhir ada 'Corel Draw' editor grafik vektor yang dikembangkan oleh Corel untuk sistem operasi windows 2000 dan seterusnya.

Oke, inilah akhir pembahasan dari saya. Bagaimana? Tertarik untuk berkecimpung di dunia Perencaan Wilayah dan Kota? Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu pembaca yang lagi nyari referensi soal Komunikasi atau hal hal terkait. Aamiin...