Jadi, novel yang satu ini merupakan karangan dari 5 penulis sekaligus yang menyatukan kisah kisah pacaran jarak jauh alias LDR di dalam novel Crazy Love : LDR ini. Dihiasi dengan warna cover simple yang membuat hati adem ayem dan merindukan pacar yang jauh disana *ehem isi 5 cerita di novel ini pun ga kalah okelah sama tampilan luarnya.
Never lose hope, because it is the key to achieve all your dreams. And now, stop dreaming and start doing!!
Pengikut
Kamis, 26 Mei 2016
BOOK WITH BLUE COVER -EKC Ngeblog Week 27
Jadi, novel yang satu ini merupakan karangan dari 5 penulis sekaligus yang menyatukan kisah kisah pacaran jarak jauh alias LDR di dalam novel Crazy Love : LDR ini. Dihiasi dengan warna cover simple yang membuat hati adem ayem dan merindukan pacar yang jauh disana *ehem isi 5 cerita di novel ini pun ga kalah okelah sama tampilan luarnya.
Kamis, 28 April 2016
Book Become A Movie *EKC NGEBLOG WEEK 25*
Jadi, disini kita disuruh untuk cari novel-novel yang udah di jadiin film dan kasih pendapat soal novel tersebut.
Novel 7 Hari Menembus Waktu karya Charon ini jadi salah satu novel kesukaan gue pas jaman SMP. Waktu denger ini novel difilmkan jelas seneng banget, tapi belum sempat nonton udah dapetin review yang tidak terlalu memuaskan, apalagi di karakter Michael yang seharusnya berusia 8 tahun diubah jadi 18 tahun. Kalau di masa lalu Michael udah 18 tahun berarti dia jauh banget lebih tua dari Marissa dong kalo pas Marissanya kembali ke masa sekarang? Ntahlah...
Nah kalo novel yang satu ini entah kenapa baik novelnya maupun filmnya sama sama seru buat gw. Kisah Tita yang pada film diperankan oleh Shandy Aulia dan Adit yang diperankan oleh Samuel Rizal bener bener apik sesuai dengan cerita di novel. Manis manis romantisnya juga dapet banget waktu Adit-Intan, Tita-Ergi double date dan berujung Ergi babak belur digebukin Adit garagara udah meringkuhin Tita. Intinya khayalan kisah manis Adit dan Tita di novel bener bener terealisasi di Filmnya juga lah menurut gue. Mantep!
Dari sekian banyaknya novel karangan Tere Liye, gue paling suka sama Hafalan Shalat Delisa. Menyentuh hati, pasti. Tersentuh sama perjuangan Delisa kecil yang harus kehilangan ibunya tapi memiliki sosok ayah yang luar biasa bener bener bikin gue betah baca novel ini berkali kali bahkan nonton filmnya berkali kali (you know filmnya hampir selalu tayang tiap ada perayaan hari hari besar). Termotivasi dari Delisa di novel dan sosok Delisa yang sangat bersemangat, agak banyak omong, dan apa adanya diperankan begitu baik sama si cantik Chantiq Schagerl. Good Job, child!
Sabtu, 16 April 2016
Book From 'Your Initial' Author - EKC NGEBLOG WEEK 24
Sejak kecil Bu Marga sudah sering banget nulis loh. Karangan-karangannya juga sempat dimuat di majalah sekolahnya. Bu Marga memiliki prinsip yang mungkin bisa kita terapin sebagai calon calon penulis yaitu "Masyarakat berhak memilih bacaan yang disukainya, tapi penulis tidak. Ia harus membaca tulisan siapa pun," Jadi, ga rugi dong biaya yang udah kita keluarin buat beli buku karangan orang lain? Hihi.
Nah ini adalah beberapa karya Bu Marga T.
1969 - Rumahku adalah Istanaku
1971 - Karmila
1974 - Badai Pasti Berlalu
1976 - Gema Sebuah Hati
1976 - Bukan Impian Semusim
1977 - Sepotong Hati Tua
1979 - Lagu Cinta: kumpulan cerpen
Jumat, 01 April 2016
Book About Marriage *EKC NGE-Blog Week 23*
Halooooo, Hppy Friday yaps selamat tanggal muda dan selamat hidup sejahtera wahai anak anak kos yang budiman wkwk
Seperti biasa saya ngeblog lagi dengan alasan mengikuti kegiatan mingguan yang saya yakin apa itu dengan tema yang lumayan membingungkan yaitu "Book About Marriage" sempet bingung buku mana yang mau saya bahas disini sampe ga ada niatan ngeblog haha tapi kebetulan banget main kerumah temen yang kamarnya kaya toko buku, ngobrak abrik buku bukunya dan ketemulah sebuah novel berjudul "Romantisme Nikah Dini" karangan Likha Alhamaliah xD Tanpa babibu saya langsung minjem buku itu dan baca walaupun dengan tatapan aneh dari temen saya yang ngisyaratin 'dari sekian banyaknya novel kenapa milih cerita soal nikah? Kebelet nikah lu?' Wkw
Jadi buku Romantisme Nikah Dini yang ditulis oleh seorang Novelis asal Balikpapan, bukan saya loh, saya masih otw *ignore* ini mengisahkan tentang remaja bernama Mei yang sangat mengasihi ibunya dan Vember yang ganteng juga berprestasi serta menjadi idaman kaum hawa yang sangat mengasihi ayahnya. Dikisahkan mereka berdua samasama dipaksa menikah oleh orang orang terkasih mereka. Menolak? Tentu saja sudah dilakukan, tapi mereka tidak bisa menolak terlalu keras kepada orang tua masing masing. Hingga akhirnya Mei dan Vember dipertemukan dalam ikatan pernikahan. Kepiawaian ka Likha dalam memainkan tokoh Mei dan Vember hingga memunculkan sebuah ikatan cinta antara keduanya bener bener wah lah disini.
Di novel ini juga banyak bagian dimana Mei dan Vember mengalami masalah-masalah dalam pernikahan. Ya jangankan pernikahan, yang pacaran aja suka banyak masalah *eh tapi satu persatu permasalahan disini bisa mereka atasi sampai Mei yang selalu dianggap anak kecil kedatangan sesosok 'anak kecil' buah hatinya dengan Vember.
Di novel ini bener bener berisi pemaparan gimana sih nantinya kalo suatu saat kita harus menikah di usia dini? Menghadapi keegoisan masing masing. Ya semua dibahas disini, mulai dari konflik yang sering muncul, masalah demi masalah, hingga kebahagiaan yang datang dalam kehidupan baru ini.
Well kalo penasaran sama novel ini atau ada yang lagi punya niatan untuk nikah dini silahkan dibeli novelnyaaaa :p seeyaaaa readers!
Sabtu, 19 Maret 2016
Nametag
Nametag. Siapa sih yang gatau nametag? Kayanya dari jaman SD telinga kita semua udah ga asing dengan yang namanya nametag. Apasih nametag itu? Cuma semacam kertas nama yang dikaitkan biar orang tau siapa nama kita? Penting? Ga!
Mungkin itu filosofi nametag di mata orang orang yang belum pernah merasa seakrab(?)ini dengan nametag.
Dimulai dari "Kegiatan Pengembangan Karakter Mahasiswa ITK(KPKM)" saat kami diberi penugasan. Banyak yang saran macem macem apa atribut yang mau kami pake dari pake pita di tangan lah di leher lah, sampe setelah disuruh memikirkan esensi dan berpikir layaknya mahasiswa maka di sepakatilah bahwa kami akan memakai "Nametag" sebagai sebagai sarana agar teman seangkatan maupun senior bisa tau nama kami.
Nametag pertama pun keluar. Kami mulai pake nametag di Hari Senin setelah kegiatan KPKM sabtu yang lalu. Tapi ternyata Nametag yang kami pakai belum bener karena kecil, tidak keliatan,dsb. Terjadi beberapa kali revisi dan terkadang bikin yaaa beberapa orang hampir mengalami naik darah gegara persoalan si nametag ini, banyak yang suka males malesan pakenya. Tapi, sebuah kertas kecil ber-laminating berisi Nama, Prodi, dan Kampus ini berhasil membuat kami mengenal satu sama lain. Benda ini juga membuat senior bisa menyebut nama kami saat sosialisasi, dan benda ini menempatkan dirinya sebagai salah satu tanggung jawab kami setiap hari. Benda ini bisa dibilang menjadi salah satu benda penting setelah Handphone, karena kalo nametag ketinggalan rasanya luar biasa ga tenang. Lewat sini ga tenang, lewat sana ga tenang, ketemu temen seangkatan ga tenang, ketemu senior makin makin lagi ga tenang dan rasanya pengen pake jubah menghilangnya Harry Potter selama di kampus.
Tapi sekarang Nametag ini akan tertaruh rapi disuatu sudut kamar, diam menunggu kita dari kampus tercinta, ga ikut lagi dalam setiap agenda, dia hanya menjadi sepotong kertas yang menjadi saksi bahwa kami pernah menjadi seorang MABA. Dia yang menjadi penugasan pertama dari senior-senior kami, ya.. kami. Angkatan 2015 yang pertama kali dikader oleh kakak sendiri yang luar biasa, yang ga sungkan menurunkan ilmunya dengan kami yang masih hobi bawa kelakuan SMA ke Kampus. Tapi, sekarang udah saatnya. Udah saatnya Mahasiswa Baru menjadi Mahasiswa yang sebenarnya yang seharusnya bisa berpikir sendiri tanpa harus melulu disuapi. Terlepasnya nametag dari kemeja atau jilbab kita bukan akhir dari semuanya. Ini adalah awal, awal yang dipercayakan para senior di tangan kita. Awal dari semua kata 'Selamat' dan tepuk tangan bahagia mereka yang menyiratkan sebuah harapan kalau adik adiknya bisa membanggakan nama KM dan ITK di Indonesia bahkan dunia.
Kontribusi nyata menunggu kita semua. Specta!
Sabtu, 12 Maret 2016
Books That Makes You Cry *EKC NGEBLOG WEEK 22*
Alohaaa, Happy Satnite! :* Di Hari Sabtu yang cerah tanpa menunggu fenomena gerhana matahari total seperti sabtu 2 minggu yang lalu izinkanlah saya untuk menuliskan review sebuah novel dengan tujuan untuk memenuhin kegiatan EKC Ngeblog Week 22 dengan tema "Books That Makes You Cry" yang diberikan oleh Vanesya #dihajar pembaca karena author kebanyakan bacot
Di tema kali ini, kita disuruh ngereview buku buku yang pernah bikin kita nangis pas ngebacanya, bukan karena di dalam buku itu ditaruhi bawang tapi karena isi di dalamnya sangat menyentuh hati *eaaaa
Fyi aja, selama aku baca buku jarang jarang buku itu bikin nangis atau gimana karena akhirnya happy ending, ketemu setan, atau tokohnya mati karena aku kebanyakan baca novel horor wkwk cuma teteup aja ada buku yang berhasil bikin aku baper dan yaaa.. nangis (dikit kok ga banyak) kaya novel "GOODBYE, I LOVE YOU" nya Fifi Alfiana yang gabakal aku review sekarang karena udah pernah aku tulis buat EKC Ngeblog week-7 dan novel karangan Esti Kinasih yang berjudul "DIA,TANPA AKU"
Yak! Novel ini bener bener kubaca berulang kali dan berulangkali juga dia berhasil bikin aku bener bener luar biasa baper. Alasannya? Kalo ditanya alasannya mungkin kalian semua udah tau kenapa setelah membaca novel ini, selain itu siapa sih yang rela kehilangan cowo yang cinta dan perjuangannya sebesar Ronald? Dulu aku paling gasuka kalo nonton film atau baca buku yang pemeran cakepnya meninggal di akhir, tapi di novel ini aku bukan peduliin soal cakep atau engganya tapi gimana yaaa ngerasa banget sakit yang dialamin Ronald dan penyesalan yang dirasain Citra setelahnya.
Di bagian awal awal Ronald meninggal mungkin aku gasampe nangis, tapi waktu mendekati ending pas Ronald muncul lewat salah satu stasiun Radio misterius dan bisa ngobrol sama Citra, bener bener nguras air mata. Bahkan sampe mati pun dia masih sayang sama Citra :") ah intinta cerita ini luar biasa sumpah.
Sebenernya ada satu novel juga yang bikin aku nyaris nangis. Masih nyaris si tapi garagara si tokoh "Nathan" yang harus meninggal nih hiks, tau kan novel apaan? Tau dong pasti tau wahaha
Oke sekian dulu ah ngeblog gajenya:* mau istirahat dan memimpikan sang pangeran impian berwajah antagonis dulu hihi :*
Sabtu, 05 Maret 2016
Maret Ceria
Bulan Maret. Bulan yang selalu indah buat gue, Bulan yang paling bersinar setelah Bulan Ramadhan *halah, intinya bulan ini cantik dan sangat luar biasa.
Dan Maret Ceria? Maret ceria mungkin suatu kata biasa yang tak berarti apa apa dihapadapan orang lain tapi sangat berarti buat gue, dia, dia, dan dia yang masuk dalam daftar anak anak Maret. Title yang tercetus sekitar setahun yang lalu atau lebih yang keluar dari seorang siswi SMK yang hobi ngomong gajelas tanpa esensi (read : gue) membuat sebuah kalimat bernama "Maret Ceria" berawal dari ketemu sama 2 cewe yang juga lahir di Bulan Maret.
♥Yang pertama ada seorang wanita Adm. Perkantoran (sekelas sama gue) yang setahun belakangan ini nyasar jadi Mahasiswa Perbankan di salah satu perguruan tinggi yang berinisial LN lahir di tanggal 21 Maret, nah ini beda 10 hari doang sama tanggal lahir gue. Tapi sangat disayangkan wanita ini lahir di tahun berbeda dengan kami yang samasama anak 97, dia memilih lahir di tahun 98 dengan alasan "biar aku lebih muda dari kalian semua" klasik hups! Cewe yang hobi banget jadi Secret Admirer bertahun tahun (dan tahan banget btw) ini menjadi orang yang selama 3 tahun sampai sekarang selalu nyambung dan sepemikiran kalo diajak ngobrol. Dia punya banyak cerita berbeda tiap harinya, dan serius, cerita cerita yang dia kasih tiap hari itu bener bener semacam suatu info yang harus lo ketahui kalo gamau ketinggalan jaman. Intinya ngobrol sama dia gabakal cuma jadi obrolan ngalor ngidul ga jelas.
Lalu ada seorang cewe juga yang lahirnya di tanggal 21 Maret ini. Siapa? Hm. Kalo kalian pernah masuk ke kelas ADM. PERKANTORAN 1 SMAKENFOUR dan mendengar ada cewe bersenandung dengan nyaringnya dapat dipastikan dialah yang juga berulang tahun di tanggal itu. Yep, Cindy Fransisca. Salah satu dari personel The Bondengs ini juga merupakan anggota aktif Maret ceria. Temen ipseran aye juga wkwk, cewe yang hobi rame sendiri dan kalo ngomong gabisa ditahan tahan wkwk
♥Dan yang ketiga ada Putery yang punya panggilan mirip mirip sama gue disekolah yaitu "Pute" dan Mute *skip* Cewe ini juga lahir di Bulan Maret tepatnya tanggal 19 Maret dan otomatis sekitaran tanggal segitu siap siap aja bangkrut karena harus patungan beliin kue buat dia dan dua hari setelahnya patungan buat LN -,- Cewe yang sedang sibuk kuliah ini (boong, dia gapernah sibuk) selalu menjadi orang yang rajin bawain anak anak sekelas film baru, cewe ini juga gapernah absen buat ucapin Selamat Pagi ke gue dan orang orang disekelilingnya, intinya kelakuan anak ini manis dipagi hari dan berubah jadi semacam kampreters kalo udah bersatu sama gue siang menjelang sore disekolah. Oh iya cewe cadel yang merupakan mantan dari tokoh film kartun bernama Oscar Oasis ini juga merupakan salah satu wanita dermawan yang selalu nyiapin rumahnya sebagai sarang nongkrong kita atau tempat buat bereksperimen dengan segala macam bahan kue dan sebangsanya.
Selanjutnya setelah merasa bahwa Maret Ceria adalah milik kami, akhirnya kami merekrut orang orang yang lahir di Bulan Maret juga seperti Octavia, cewe yang betah banget diem dikelas seharian penuh, ga banyak omong, dan juga Pria yang merasa bahwa dia adalah seorang tokoh anime yang biasa dipanggil Jonathan *oke ini boong* namanya Reza. Pria pendiam sekaligus pria pemecah rekor yang dengan rajinnya membawa semua mata pelajarannya dari kelas 1 hingga kelas 3 setiap hari bahkan menjelang kelulusan.
Dan yang terakhir dan terspesial yang juga lahir di Bulan ini seorang wanita luar biasa, wanita tercantik, terpandai, yang gue kangenin banget sampai hari ini yaitu Almh, ibu gue yang bakal ulang tahun besok :")
Oke, mungkin Maret ini, Maret kemaren, Maret besok gaada bedanya. Tapi mungkin ada buat kita. Maret kemaren kita semua masih bareng, kita sama sama ada di dalam sebuah kelas dengan 29 anak lainnya, kita bisa ketemu, saling lempar kue, dan sebagainya. Dan Maret kali ini? Persetan dengan mereka yang masih sekota dan deketan, tapi gue udah jauh disini dan paling mentok Maret ceriaannya ga seceria kemaren kemaren. Kadang, kita sadar kalo kita nyaman dan bahagia di tempat yang dulunya membosankan adalah pada saat kita sudah berada jauh dari tempat tersebut.
Tapi! Bukan berarti ini menyedihkan, ada sisi positifnya, dimana pada Maret ceria ini gue bisa menikmati Gerhana Matahari dan insya allah bisa cerita ke anak cucu gue kalo gue nyaksiin sedangkan mereka engga dan kayanya mereka cuma bakal marahin anak cucunya kalo ada yang ngungkit soal gerhana matahari 33 tahun yang lalu wkwk
Selamat Maret Ceria :*
